Wildlife Monitor

Ancaman terbesar punahnya satwa liar di Sulawesi Utara adanya perburuan dan perdagangan satwa liar yang dilakukan secara terbuka di pasar-pasar tradisional yang ada di Manado dan Minahasa. Disamping itu kebiasaan mengkonsumsi daging satwa liar sbagai menu istimewa bagi sebagian masyarakat Minahasa mengakibatkan hampir sebagian besar satwa liar di Minahasa berada diambang kepunahan. Babirusa, Anoa/Sapi hutan merupakan bukti nyata laju kepunahan satwa liar di Semenanjung Utara Sulawesi akibat adanya pola konsumsi terhadap daging satwa liar.
Hari-hari khusus seperti perayaan yang dikenal dengan istilah "Pengucapan", kita dapat melihat parade bermacam masakan satwa liar dihidangkan di meja. Burung,ular,soasoa,babi hutan, paniki,yaki,kuskus,tikus,merupakan sebagian dari hasil olahan daging satwa liar yang dapat ditemukan saat tersebut dan menjadi santapan istimewa.
Setiap hari kita juga dapat menemukan satwa liar dijual di pasar-pasar tradisional secara bebas, tanpa ada yang mengawasi ataupun melarang. Sebagus apapun aturan hukum yang ada, tetapi jika para penegak hukum tidak dapat mengunakannya pada akhirnya aturan itu tidak dapat melindungi satwa liar dari kepunahan
